"Aku tak apa, tinggalkan saja aku."
Gadis itu menggeleng. Kekasihnya sedang kesakitan, dan dia tidak mau meninggalkanya. Walau hubungan mereka hanya sepasang kekasih, tetap bolehkan jika gadis itu khawatir layaknya seorang istri pada suami.
"Aku tak akan meninggalkanmu. Aku mencintaimu."
Lelaki yang kakinya terluka menggeleng. Dia tak akan biarkan sang kekasih di sini bersama dia, nyawanya akan terancam jika itu terjadi.
Buaya di belakang membuka mulut lebar-lebar, bersiap melahap kaki lelaki tadi yang berada di depanya.
Gadis itu berteriak. Dia tak akan biarkan buaya itu memakan kaki sang kekasih. Dia menyerang buaya itu, namun naas, dia malah menjadi santapan buaya tersebut. Setelah itu gantian lelaki tadi yang menjadi santapan.
***
Aku yang berada di depan tivi bergidik ngeri melihat film yang kutonton. Sekalian juga mencibir akan kesetian pasangan tadi.
"Padahal mereka hanya sepasang kekasih, namun pengorbanan yang diberikan luar biasa. Padahal belum tentu dia kelak jadi suamimu."
Cuma film ini. Ga usah dibawa baper. Kalau filmnya ga mendramatisir biasanya kurang laku hehehe
BalasHapusYah, Anak muda jaman sekarang memang begitu. Mereka pada sok. Udah tahu pasti suatu saat bakal putus, tapi tetep aja pacaran malah tambah lengket. Dan pas udah putus, dibilangin temennya malah ngeyel.
BalasHapusIya, padahal kalau udah pacaran itu belum tentu nikah. Itu masih mending, kalau sampai melakukan perbuatan suami istri padahal hubungan mereka cuma pacaran itu baru bahaya.
BalasHapusWah!! Ternyata kamu tahu maksud dari cerita ini ya. Hehe, terimakasih.
maklum aja lah.. toh cuman film. mati lagi pemeranya.
BalasHapusaduh.. kok jadi pengin ketawa yah?
Ketawa aja mbak, saya akan temani. Hahahahahahahahahaha
BalasHapusWaw!
BalasHapusFlash fictions?
hahaha, ternyata lagi nonton film toh :grin:
BalasHapusMendingan berkorban itu pas udah jadi suami-istri ya, soalnya kalau masih pacaran mah takutnya pengorbanan tersebut sia-sia. Soalnya statusnya belum sah, hihihi :v
@Wawan, iya itu flashfiction. Aku menyebutnya sih begitu. Hehe, entah yg lain.
BalasHapus@Dedeh, iya. Pacaran itu belum nantinya bisa nikah. Jadi jangan terlalu berkorbon, siapa tahu takdir berkata lain.
BalasHapusNah gini, jika orang yang dalam bahaya itu bukan kekasihnya melainkan teman dekatnya apakah wanita itu akan pergi begitu saja?
BalasHapusjika melihat dari sudut pandang lain adegan diatas tidak terlalu mendramatisir sebenernya. hehe
@Rizamu,
BalasHapusKalau bicara tentang teman, jadi kelu ini lidah.
Benar juga ya, jika saya dalam situasi tersebut lalu disuruh pergi, meninggalkan teman yg sekarat dirasa juga tak tega. Yg teman saja begitu apalagi kekasih. Hehe